Chatbot AI Bahasa Indonesia dengan Guardrails.
Satu endpoint OpenAI-compatible untuk ratusan LLM — dengan masking NIK, email, dan nomor kartu kredit sebelum data sampai ke LLM, moderasi konten Bahasa Indonesia, dan penyimpanan data di Jakarta.
Kenapa chatbot butuh gateway
Chatbot layanan pelanggan menerima data sensitif: NIK, alamat email, nomor kartu kredit, dan — jika diaktifkan — nomor telepon, yang diketik pengguna secara bebas. Kalau pesan itu diteruskan mentah-mentah ke API LLM di luar negeri, data pribadi pengguna Anda ikut terkirim. Anoman berdiri di antara aplikasi Anda dan provider LLM: setiap request melewati pipeline guardrails (deteksi prompt injection, masking PII, moderasi konten) sebelum satu token pun meninggalkan boundary Anda.
Masking NIK, email & kartu kredit otomatis
Scanner PII kami mendeteksi NIK (KTP), email, dan kartu kredit di setiap request — lalu me-redact, men-tokenize, atau memblokirnya sebelum sampai ke provider LLM (deteksi telepon, IP, dan URL tersedia sebagai opt-in).
Moderasi konten Bahasa Indonesia
Filter moderasi konten mendukung Bahasa Indonesia dan Inggris — kombinasi keyword + klasifikasi ML, sehingga chatbot Anda tidak meneruskan konten berbahaya dalam dua bahasa.
Deteksi prompt injection
Setiap pesan pengguna diperiksa oleh classifier berbasis ML sebelum diproses. Percobaan jailbreak atau instruksi tersembunyi diblokir dengan HTTP 403 — bukan diteruskan ke model.
Disimpan di Jakarta
Trace dan log penggunaan disimpan di data center Jakarta; isi prompt dan respons hanya disimpan jika Anda mengaktifkan content capture (nonaktif secara default).
Tanpa mengubah kode
Endpoint-nya OpenAI-compatible — cukup ganti base URL ke https://api.anoman.io/v1 dan chatbot Anda langsung terlindungi. SDK OpenAI, LangChain, atau framework agent apa pun tetap berjalan seperti biasa.
curl https://api.anoman.io/v1/chat/completions \
-H "Authorization: Bearer anm-sk-..." \
-d '{
"model": "gpt-4o-mini",
"messages": [{
"role": "user",
"content": "Tolong cek status pesanan saya. NIK 3201234567890001, email [email protected]"
}]
}'# PII di-masking SEBELUM request diteruskan ke LLM provider
Tolong cek status pesanan saya. NIK <ID_NIK>, email <EMAIL_ADDRESS>
# Header respons mengonfirmasi apa yang di-masking:
X-Anoman-Guardrail-Pii: masked 2 entities (1 ID_NIK, 1 EMAIL_ADDRESS)Empat mode penanganan PII
- Redact — ganti dengan placeholder seperti <ID_NIK>
- Tokenize — token reversibel, nilai asli dikembalikan di respons akhir
- Synthetic — nilai palsu yang realistis agar konteks model tetap utuh
- Block — tolak request bila ada entitas sensitif
Data tersimpan di Jakarta
Trace dan log penggunaan disimpan di data center Jakarta; isi prompt dan respons hanya disimpan jika Anda mengaktifkan content capture (nonaktif secara default).
Mulai gratis dengan jatah harian terjaga plus kredit uji coba model premium, atau lihat perbandingan harga tier. Terkait: kesiapan UU PDP untuk aplikasi AI dan hemat biaya LLM.
Pertanyaan umum
Apakah saya perlu mengubah kode chatbot untuk memakai Anoman?
Tidak. Endpoint Anoman OpenAI-compatible — cukup ganti base URL ke https://api.anoman.io/v1 dan chatbot Anda langsung terlindungi. SDK OpenAI, LangChain, atau framework agent apa pun tetap berjalan seperti biasa, dengan akses ke ratusan LLM lewat satu endpoint.
Bagaimana Anoman melindungi data pribadi pengguna chatbot?
Scanner PII kami mendeteksi NIK (KTP), email, dan kartu kredit di setiap request, lalu me-redact, men-tokenize, mengganti dengan nilai sintetis, atau memblokirnya sebelum data sampai ke provider LLM. Deteksi telepon, IP, dan URL tersedia sebagai opt-in. Header respons X-Anoman-Guardrail-Pii mengonfirmasi entitas apa saja yang di-masking.
Apakah moderasi kontennya mendukung Bahasa Indonesia?
Ya. Filter moderasi konten Anoman bekerja dalam Bahasa Indonesia dan Inggris — kombinasi keyword dan klasifikasi ML. Di pipeline yang sama, classifier berbasis ML memeriksa setiap pesan untuk prompt injection dan memblokir percobaan jailbreak dengan HTTP 403.