Kebijakan Privasi
Terakhir diperbarui Mei 2026
Kebijakan Privasi
Last updated: Mei 2026
Ringkasan
UU PDPPDPAGDPRAnoman AI (PT Anoman Artifisial Informasi) mengoperasikan gateway LLM terkelola yang merutekan permintaan AI melalui satu API terpadu dan terjaga. Kebijakan ini menjelaskan bagaimana kami mengumpulkan, menggunakan, menyimpan, dan melindungi data pribadi. Seluruh data dari pelanggan Indonesia disimpan secara eksklusif di data center Indonesia kami (Jakarta). Region Singapura direncanakan untuk Q3 2026.
Data yang Kami Kumpulkan
UU PDPKami mengumpulkan kategori data pribadi berikut:
- Informasi akun: nama, alamat email, nama perusahaan
- Metadata API: waktu permintaan, model yang digunakan, jumlah token, latensi
- Telemetri penggunaan: pola permintaan teragregasi untuk deteksi anomali
- Peristiwa keamanan: log pemicu guardrail, skor deteksi injeksi
Prompt dan completion diproses di dalam region dan tidak disimpan melebihi jendela retensi yang dikonfigurasi (90 hari untuk Pro, 365 hari untuk Enterprise).
Bagaimana Kami Menggunakan Data
PDPAKami menggunakan data Anda untuk:
- Menyediakan dan mengoperasikan layanan gateway Anoman
- Menerapkan guardrail dan aturan kebijakan sesuai konfigurasi Anda
- Mendeteksi perilaku agen yang anomali menggunakan model statistik
- Menghitung biaya penggunaan dan menghasilkan catatan penagihan (model token berbobot)
- Mengirim email transaksional (peringatan akun, ringkasan penggunaan)
- Meningkatkan keandalan dan kinerja layanan
Kami tidak menjual data pribadi. Kami tidak menggunakan data Anda untuk melatih model AI.
Residensi Data
UU PDPSeluruh data pelanggan disimpan di data center Indonesia kami (Jakarta) untuk mematuhi UU PDP (UU No. 27/2022). Tumpukan infrastruktur kami:
- Komputasi: platform kontainer, Jakarta
- Basis data: basis data utama dengan hot standby + point-in-time recovery
- Cache: cache dalam-memori dengan persistensi append-only
- Cadangan: snapshot per jam ke object storage terenkripsi, retensi 14 hari
Region Singapura (kepatuhan PDPA) direncanakan untuk Q3 2026. Tidak ada data pelanggan yang pernah diproses di luar data center Indonesia kami kecuali model yang dipilih pelanggan secara eksplisit menyatakan pemrosesan lintas negara (ditampilkan pada halaman detail model).
Periode Retensi
GDPR| Jenis Data | Retensi |
|---|---|
| Data akun | Selama akun aktif + 90 hari setelah penghapusan |
| Log permintaan API (Pro) | 90 hari |
| Log permintaan API (Enterprise) | 365 hari |
| Peristiwa keamanan/guardrail | 180 hari |
| Catatan penagihan | 7 tahun (kepatuhan pajak) |
| Data deteksi anomali | Jendela bergulir 30 hari |
Hak Anda
UU PDPPDPAGDPRBergantung pada yurisdiksi Anda, Anda memiliki hak-hak berikut terkait data pribadi Anda:
- Hak untuk mengakses data pribadi Anda
- Hak untuk memperbaiki data yang tidak akurat
- Hak untuk penghapusan ("hak untuk dilupakan")
- Hak atas portabilitas data
- Hak untuk menolak pemrosesan
- Hak untuk menarik persetujuan kapan saja
Untuk menggunakan hak-hak ini, hubungi DPO kami di [email protected]. Kami merespons dalam 14 hari kerja.
Pihak Ketiga & Prosesor
GDPRKami membagikan data dengan sub-prosesor berikut:
- Layanan LLM upstream — menerima prompt untuk penyelesaian. Setiap model dalam katalog kami menyatakan region pemrosesan datanya (terlihat pada halaman detail model) dan tunduk pada perjanjian pemrosesan data layanan tersebut.
- Infrastruktur — komputasi, basis data, dan cache di data center Indonesia kami (Jakarta).
- Resend — pengiriman email transaksional
- Vercel — hosting situs pemasaran dan analitik anonim
Kami tidak membagikan data pribadi dengan jaringan periklanan atau broker data.
Kontak & DPO
Untuk pertanyaan seputar privasi, hubungi Pejabat Pelindungan Data kami: [email protected]. PT Anoman Artifisial Informasi, Jakarta, Indonesia.