Keamanan
Terakhir diperbarui May 2026
Keamanan
Last updated: May 2026
Ikhtisar
Keamanan tertanam di setiap lapisan Anoman. Halaman ini menjelaskan postur keamanan infrastruktur, standar enkripsi, kontrol akses, dan cara melaporkan kerentanan kami.
Keamanan Infrastruktur
Seluruh beban kerja produksi berjalan di pusat data Indonesia kami (Jakarta). Infrastruktur kami:
- Jaringan privat tanpa endpoint database yang menghadap publik — semua layanan berkomunikasi hanya melalui IP privat
- Basis data utama dengan hot standby — failover otomatis, pengarsipan WAL berkelanjutan, pemulihan point-in-time
- Cache dalam-memori dengan persistensi append-only — hanya jaringan privat, snapshot setiap jam
- Node klaster dengan peran IAM per-layanan (hak paling minim)
- Workload identity — tanpa file rahasia berumur panjang di dalam container
- Backup terenkripsi harian ke penyimpanan objek yang berdomisili di Indonesia, retensi 14 hari
Enkripsi
- TLS 1.3 diwajibkan untuk semua koneksi eksternal
- Penyimpanan database dienkripsi saat diam (AES-256)
- API key di-hash dengan bcrypt sebelum disimpan — kunci mentah ditampilkan sekali saat pembuatan dan tidak pernah disimpan
- Rahasia dikelola melalui secret store privat — tanpa file .env di container produksi
Kontrol Akses
Akses dashboard menggunakan lapisan autentikasi berbasis sesi dengan sesi JWT berumur pendek (usia maksimum 1 jam). RBAC menegakkan lima peran, diperiksa di sisi server pada setiap permintaan yang mengubah data — bukan sekadar disembunyikan di UI:
- Owner — kendali penuh: penagihan, tim, setiap kunci dan kebijakan
- Admin — kelola anggota, API key, dan kebijakan guardrail
- Admin (read-only) — kursi auditor ramah SOC 2: membaca segalanya, tidak mengubah apa pun
- Member — gunakan gateway, kelola kunci dan kebijakan sendiri
- End-user — kursi khusus Copilot yang terkelola: tanpa dashboard, tanpa pembuatan kunci
Dashboard ops dilindungi oleh HTTP Basic Auth di produksi.
Respons Insiden
Proses respons insiden kami mengikuti alur deteksi → kontainmen → pemberantasan → pemulihan:
- Peringatan otomatis via sistem pemantauan kami untuk lonjakan laju galat, pelanggaran SLA, dan pemicu deteksi anomali
- Rotasi on-call dengan SLA akui 15 menit
- Pelanggan terdampak diberi tahu dalam 72 jam setelah pelanggaran terkonfirmasi
- Laporan pascainsiden dipublikasikan di halaman status
Pengungkapan Kerentanan
Kami menjalankan kebijakan pengungkapan yang bertanggung jawab. Jika Anda menemukan kerentanan keamanan, silakan laporkan ke [email protected] disertai deskripsi masalah, langkah reproduksi, dan potensi dampaknya. Kami mengakui laporan dalam 48 jam dan berupaya menyelesaikan masalah kritis dalam 7 hari.
Kepatuhan & Sertifikasi
Kami beroperasi sesuai dengan:
- UU PDP (UU No. 27/2022) — undang-undang pelindungan data pribadi Indonesia. Residensi data: hanya Jakarta.
- Singapore PDPA — kepatuhan yang direncanakan bersama peluncuran region Singapura (Q3 2026)
- GDPR principles — diterapkan secara global sebagai standar dasar
Sertifikasi SOC 2 ada dalam roadmap kami untuk pelanggan Enterprise. Hubungi kami di [email protected] untuk kuesioner keamanan kami saat ini.